Berikut beberapa tip yang dirangkum dari beberapa pejalan yang telah melakukan perjalanan nonstop selama bertahun-tahun.

  • Bangun Pagi. Bila ingin mengunjungi objek wisata terkenal yang selalu ramai, kunjungilah ketika matahari baru muncul. Lagipula, di saat-saat ini langit akan menyediakan latar yang lebih dramatis, selain cahaya pagi adalah yang paling ideal untuk memotret di luar ruangan.
  • Menertawakan Diri Sendiri. Banyak kesialan yang hanya dapat ditertawakan. Dengan tertawa, hati akan lebih ringan sehingga tubuh pun lebih rileks dan dapat berpikir jernih untuk mencari solusi.
  • Sembunyikan Uang Ekstra. Untuk keadaan darurat, misalnya bila kehilangan dompet, kartu kredit tidak dapat digunakan, atau ATM kehabisan uang, memiliki uang setempat senilai beberapa ratus dolar AS dapat menyelamatkan keadaan. Sembunyikan di dalam kaus kaki, di sekeliling frame ransel, atau di balik jahitan tas atau tas kosmetik.
  • Kemas Scarf/Sarung/Kain Pantai. Sehelai kain ini dapat digunakan untuk banyak hal dalam banyak situasi. Mulai dari melindungi dari matahari, mengeringkan tubuh, alas duduk/tidur, penutup mata, dan masih banyak lagi.
  • Buatlah Cadangan. Mulai dari kopian paspor, kartu kredit, SIM, visa, akte lahir, hingga foto-foto selama perjalanan yang dapat disimpan di external hard drive maupun secara online di sebuah software atau secara virtual di sebuah situs.
  • Berfoya-foya Sedikit. Bila bepergian dalam waktu lama memang dibutuhkan kedisiplinan mengatur bujet. Namun, dalam pengaturan tersebut, pertimbangkan juga beberapa kesempatan untuk mengeluarkan uang lebih, misalnya untuk memilih hotel atau kamar privat di hostel, makan di restoran dengan memesan segelas anggur, atau menonton pertunjukan yang tiketnya agak mahal. K
  • Kemas Penutup Telinga. Ini akan berguna untuk meredam suara, mulai dari tangis bayi di pesawat hingga teman sekamar yang tidur mengorok.
  • Jangan Tergesa-gesa. Alokasikan waktu yang realistis untuk menikmati tempat-tempat yang dikunjungi. Tak perlu mengejar kuantitas tempat, namun pertimbangkan kualitas mengeksplor tempat tersebut. Lagipula, jarang hal-hal terbaik terjadi pada hari kedatangan di suatu kota.
  • Bawa Buku Catatan. Tak perlu menjadi wartawan, blogger, atau penulis perjalanan untuk membawa buku catatan – disarankan yang mungil atau dapat juga menuliskannya di ponsel – dalam setiap perjalanan. Dengan kebiasaan mencatat berbagai hal yang ditemui, entah nama kota yang didatangi, bangunan yang dimasuki, masakan setempat yang dicicipi, dan bahkan nama orang yang ditemui, ketika menceritakan pengalaman tersebut dapat memberikan informasi yang detail dan akurat.
  • Jaga Kesehatan. Bila sedang dalam perjalanan, rutinitas memang sulit dilakukan, namun usahakan untuk selalu tidur cukup, minum cukup air agar tidak dehidrasi, menyantap makanan bergizi, tak lupa mengoleskan losion tabir surya, dan sebisa mungkin banyak bergerak.
Previous articleMie Jogja Pak Karso di Jalan ABC Berdampingan dengan Ayam Penyet
Next article86 Tempat Wisata Di Solok Sumatra Barat Paling Memukau