Di Lombok, kamu tak hanya bisa menikmati keindahan pantai-pantainya yang sepi, namun juga mengunjungi destinasi alam lainnya yang tak kalah mengagumkan, seperti deretan air terjunnya yang terletak tersembunyi di balik rimbunnya hutan.

Salah satunya yang bisa kamu akses dengan mudah dari pusat kota Mataram adalah Air Terjun Benang Kelambu yang terletak di kawasan hutan kaki Gunung Rinjani, atau tepatnya di Desa Aik Berik, Batukliang Utara, Lombok Tengah.

Air terjun ini berada di satu lokasi yang sama dengan Air Terjun Benang Stokel, sehingga wisatawan yang datang kemari dapat mengunjungi dua air terjun sekaligus dalam satu kunjungan.

Untuk mencapai tempat wisata ini tak begitu sulit. Kamu bisa menggunakan layanan tur atau mengendarai mobil sewaan untuk ke lokasi dengan lama perjalanan sekitar satu jam dari pusat kota Mataram. Setibanya di gerbang masuk, kamu hanya perlu membayar tiket sebesar Rp5 ribu per orang. Sementara untuk biaya parkirnya sendiri sebesar Rp5 ribu untuk motor dan Rp10 ribu untuk mobil.

Dari situ, kamu mesti melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju lokasi air terjun. Sebenarnya ada pula layanan ojek dengan harga yang berkisar Rp35-50 ribu per orang, namun baiknya gunakan layanan ini kalau benar-benar terpaksa, seperti membawa serta orang tua, ataupun ketika waktu terbatas.

Pasalnya, medannya tak begitu melelahkan, selain di sepanjang perjalanan kamu bisa menikmati alam maupun menjumpai sekawanan monyet dan satwa liar lainnya yang menghuni kawasan tersebut. Setelah melintasi jalan setapak yang cukup terjal, kamu akan menuruni anak-anak tangga yang terpasang rapi dengan pepohonan rimbun di sekitarnya.

Semakin turun, suara air terjun pun semakin terdengar, sementara hawa sejuk juga semakin terasa. Dari kejauhan, pemandangan air terjun tersebut sudah bisa terlihat setelah menempuh setengah perjalanan.

Air terjun ini dinamai Benang Kelambu karena memiliki enam deret air yang tercurah dari celah-celah di sepanjang tebing dan membentuk semacam kelambu. Kamu bisa berbasah-basah di bawah kucuran air ataupun berendam di kolam tampungan yang terletak tak jauh dari situ.

Dari situ, kamu bisa menaiki anak-anak tangga lagi untuk melanjutkan perjalanan menuju Air Terjun Benang Stokel. Perjalanannya relatif lebih santai dengan jalanan yang menurun, namun landai. Anak-anak tangganya juga tak sebanyak saat menuruni Air Terjun Benang Kelambu.

Sesampainya, kamu bisa melihat pemandangan air terjun kembar yang mengalir dari ketinggian sekitar 30 meter. Di dekat air terjun ini ada beberapa tempat untuk beristirahat yang bisa kamu manfaatkan untuk melepas lelah sambil menikmati pemandangan.

Disarankan mengunjungi tempat wisata ini pagi hari sebelum pukul 10:00 ketika suasananya masih sepi dan bak milik sendiri. Toko-toko juga masih tutup, sementara jalanan kosong dan tak ada ojek yang melintas.

Teks: Melinda Yuliani

Previous articleMenikmati Singapura Tanpa Wisata Belanja
Next article10 Rekomendasi Tempat Buka Puasa Bersama di Jogja