Langgeng Art Foundatio Langgeng Art Foundationn bersama komunitas Ruang Anak menggelar pameran seni bertajuk Taman Bermain yang berlangsung hingga 28 Juni 2021. Sesuai namanya, pameran ini memajang karya 50 anak yang mengekspresikan diri melalui beragam media.

Selain lukisan, pengunjung dapat menikmati karya lain, seperti Nadindra Danish Permata Ungu (12) yang menampilkan seni fotografi berjudul ‘Together Forever’. Dalam karya yang menggunakan kamera polaroid ini, Danish mengatur komposisi boneka-bonekanya dan meletakkannya bersama barang-barang kesukaannya, seperti lego, es krim dan kucing kesayangannya.

‘Together Forever’ karya Nadindra Danish Permata Ungu (Foto: Instagram @ruang.imajinasi.anak)

Danish juga membuat lukisan berjudul ‘My Dad’s Studio’. “Saya menghabiskan banyak waktu di studio ayah saya, entah untuk mengerjakan PR, bermain, membuat lukisan, dan terkadang juga kelas online. Jadi bagi saya, studio ayah itu bagai taman bermain,” jelas Danish tentang lukisannya.

Sketsa itu sendiri ia buat beberapa bulan lalu di tengah pandemi. Merasa bosan dan tak memiliki kegiatan, Danish pun melakukan sesuatu yang bisa membuatnya senang, seperti melukis.

‘Taman Bermain Sepi, Sehingga Diangkut Militer’ karya Nell Abraham Akhtar (Foto: Instagram @langgengartfoundation)

Instalasi lainnya yang menarik adalah diorama berjudul ‘Taman Bermain Sepi, Sehingga Diangkut Militer’ karya Nell Abraham Akhtar (10) yang dibuat dengan berbagai macam media, seperti kardus bekas.

Ada pula ‘Angry Face’ karya Daun Bumi Purbandono (6) yang dibuatnya secara spontan saat bermain playdough dan beberapa biji-bijian yang kebetulan ada di meja kerja ayahnya. Ia kemudian menunjukkan hasil karya tersebut ke ayahnya untuk dipindai, karena Daun tahu persis apa yang selalu dikerjakan ayahnya dengan mesin pemindai. Karya Daun bahkan pernah ikut Arisan Karya di Museum Macan pada 2020.

‘Angry Face’ karya Daun Bumi Purbandono (Foto: Instagram @ruang.imajinasi.anak)

Dalam katalog pameran, Citra Pratiwi sebagai penulisnya menyampaikan bahwa pameran ini ingin mengajak pengunjung untuk melihat beragam visual dan pendapat anak-anak atas tema ‘Taman Bermain’.

“Lewat pameran ini, kita seolah diajak masuk ke dalam sebuah dunia visual mereka. Penonton diajak melihat cara anak-anak berinterekasi dengan dunia di sekitarnya, menciptakan dan memberikan seperangkat keterampilan baru atas ekspresi diri dan komunikasi,” paparnya.

Foto: Instagram @langgengartfoundation

Bila kebetulan sedang di Yogyakarta, tak ada salahnya untuk ‘berkelana’ ke Taman Bermain di Langgeng Art Foundation. Beralamatkan di Jalan Suryodiningratan No. 37, Mantrijeron, galeri ini buka tiap Senin hingga Sabtu pukul 11:00 hingga 17:00, serta tutup di hari Minggu dan hari libur nasional.

Teks: Melinda Yuliani

Previous articleReview Ekopilogi Cafe Sidoarjo Harga Menu Januari 2023
Next article15 Tempat Wisata di Osaka yang Harus Anda Kunjungi