Surabaya tak hanya dipenuhi gedung-gedung pencakar langit yang megah. Sejumlah ruang terbuka hijau dapat ditemui di berbagai sudut kotanya untuk menjamin keseimbangan ekosistem, selain memberikan ruang bagi warganya untuk berekreasi.

Selain taman-taman kotanya yang terkenal, seperti Taman Bungkul, Surabaya juga memiliki hutan kota. Salah satunya adalah Hutan Pakal yang terletak di barat kota, sekitar 6,8 km jauhnya dari Grand Pakuwon, atau 15 menit berkendara dari Stadion Gelora Bung Tomo.

Foto: Dok. Google Maps/Widuri Retno N

Hutan seluas enam hektar ini sengaja dibangun untuk mengurangi polusi dan menyuplai oksigen. Berbagai pohon yang rindang pun ditanam di sini, seperti mahoni, trembesi, waru laut, dan akasia, sehingga suasananya semakin terasa sejuk.

Tak sedikit yang datang kemari untuk berburu foto dengan latar pepohonan ataupun danau mungil yang ada di hutan kota ini. Pengunjung juga kerap membawa bekal dan tikar sendiri untuk berpiknik di sini bersama keluarga. Namun tentu saja, aktivitas yang tak boleh dilewatkan di sini adalah berolahraga.

Foto: Instagram @silvifjannah

Tergantung pilihan, kamu bisa berlari di treknya yang sudah di-paving dengan rute mengitari hutan kota. Opsi lainnya, kamu bisa bersepeda di bawah teduhnya pepohonan. Area hutan ini cukup luas, dengan semakin ke utara, jalanannya berganti menjadi tanah yang bisa becek dan berlumpur di musim hujan. Buat kamu yang senang gowes off-road, tentu medan tanah seperti ini bakal memberikan tantangan tersendiri.

Waktu terbaik berolahraga di sini adalah pagi-pagi sekali ketika belum terlalu ramai dan hawanya masih sejuk. Kamu juga bisa datang sore hari sekitar pukul 15:00 untuk melepas jenuh setelah seharian bekerja, atau melarikan diri sejenak dari hawa panas maupun kemacetan di pusat kota.

Foto: Dok. Google Maps/Suyanto Zico

Jangan khawatir bila kelelahan berolahraga, karena ada banyak tempat duduk maupun gazebo yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat. Di kawasan ini juga terdapat kantin untuk mengisi perut, meski tetap disarankan untuk membawa makanan dan minuman sendiri untuk berjaga-jaga bila menu yang disediakan tak sesuai selera.

Buat para pehobi memancing, di utara hutan kota ini juga terdapat beberapa kolam pancing milik warga sekitar. Kamu bisa melewatkan waktu dengan memancing ikan-ikan yang dibudidakan di sana, seperti bandeng, patin, dan mujair. Fasilitas lainnya antara lain toilet, musala, dan area bermain anak.

Foto: Dok. Google Maps/Iben Utomo

Hutan Kota Pakal terletak strategis, tak jauh dari jalan utama yang mengarah ke Gresik. Dari situ, kamu mesti melalui permukiman warga hingga tiba di lokasi parkir dekat rel kereta. Kamu bisa menitipkan kendaraan di sana dengan biaya Rp3 ribu untuk motor dan Rp5 ribu untuk mobil, sebelum melanjutkan perjalanan dengan menyeberang melintasi rel, lalu masuk ke lokasi hutan dengan tiket masuk Rp2 ribu.

Teks: Melinda Yuliani

Previous articleTempat Makan di Jakarta Yang Cozy
Next articleMelintasi Jembatan-jembatan Tercantik di Dunia (Bagian 1)