Aktor Hollywood Zac Efron bakal menyuguhkan serial dokumenter bertema traveling yang mengeksplorasi gaya hidup yang sehat dan berkelanjutan. Tayang perdana pada 10 Juli di Netflix, serial bernama “Down to Earth” ini akan mengajak penonton menyaksikan perjalanan aktor tersebut ke berbagai lokasi di dunia bersama ahli kebugaran Darin Olien.

“Kami akan berkeliling dunia untuk menemukan sudut pandang baru dari beberapa masalah lingkungan yang sudah lama ada,” katanya. “Makanan, air, dan energi adalah kebutuhan pokok di dunia modern sekarang. Di serial dokumenter ini, kami akan bertemu dengan sejumlah inovator lingkungan untuk melihat sendiri bagaimana perubahan lingkungan itu harus dimulai dari diri kita sendiri. Dan tentu saja, kita akan menikmati banyak makanan!”

Tak cuma mempelajari gaya hidup yang berkelanjutan di berbagai destinasi di dunia, termasuk London, Prancis, Puerto Rico, Peru, Islandia, dan Costa Rica, Zac Efron juga bakal menjumpai sejumlah makanan menarik dalam perjalanan, termasuk makanan yang diasap dengan kotoran hewan.

Saat berjumpa dengan para inovator lingkungan, ia juga menyimpulkan bahwa sudah saatnya manusia memulai memikirkan kembali cara mereka mengonsumsi segala sesuatu, dari makanan hingga energi. “Perubahan harus dimulai di suatu tempat,” katanya. “Mungkin sudah waktunya kita semua berubah.”

Zac Efron sudah lama dikenal dengan kegemarannya bertualang, dan saat ini ia juga tengah sibuk membuat serial dokumenter “Killing Zac Efron” yang tayang di layanan streaming Quibi. Dalam serial ini, ia pergi jauh ke dalam hutan di pulau terpencil yang berbahaya tanpa membawa apa pun selain perlengkapan dasar, rekan pemandu, dan kemauan besar untuk bertahan hidup selama 21 hari.

“Saya cenderung berkembang dalam keadaan ekstrem, dan senang mencari sesuatu yang menantang,” katanya tentang dokumenter tersebut. “Saya senang menjelajahi wilayah yang belum dipetakan dan menemukan petualangan tak terduga yang menanti di sana.”

Teks: Melinda Yuliani

Previous articleInilah 10 Masjid Tua dan Bersejarah yang Ada di Yaman
Next articleWisata Kuliner Bandung – Gepuk dan Sate Kuda