Bepergian bukanlah perkara yang mudah untuk dilakoni, dibutuhkan pengalaman dan wawasan untuk membantu perjalanan menjadi lebih menyenangkan. Namun, bagi para pejalan pemula, beberapa hal sederhana yang berdampak signifikan saat di perjalanan. Apa sajakah itu?

Overbooking

Bagi pejalan pemula, keinginan untuk memastikan setiap perjalanan aman dengan melakukan reservasi jauh-jauh hari, akhirnya hal ini akan membatasi jadwal perjalanan dan kegiatan yang mungkin saja berubah di waktu terakhir. Pejalan jadi tidak memiliki kesempatan untuk melakukan hal lain atau pindah ke destinasi berikutnya karena sudah terlanjur memesan hotel atau restoran.

Selalu Menggunakan Jasa Agen Perjalanan

Kehadiran agen perjalanan memang sangat memudahkan kita, di mana perjalanan sudah dirancang sedemikian rupa, pejalan tinggal mengikutinya saja. Tapi tidak semua hal mesti menggunakan jasa agen perjalanan, Anda bisa menghemat bujet dengan memesan kamar hotel atau paket perjalanan melalui operator wisata begitu tiba di destinasi.

Antipati Terhadap Warga Lokal

Sebagai pejalan pemula, ada ketakutan tersendiri terhadap orang lokal, Anda menjadi curiga, dan menganggap semua orang akan berusaha mencuri atau menipu. Memang tidak semudah itu untuk melebur bersama orang lokal, namun ubahlah pemikiran bahwa tidak semua orang lokal itu bermaksud negatif. Banyak dari mereka bahkan bersahabat dan terkadang menawarkan bantuan.

Takut Tertipu

Pelaku penipuan pasti ada saja dan pejalan pemula adalah target yang mudah. Berusahalah untuk tidak terlihat seperti orang yang baru pertama kali bepergian, jangan terlalu mudah percaya jika ditawari sesuatu yang tidak realistis, manfaatkan insting untuk mengenali gestur dan perangai seseorang.

Ambisius

Wajar adanya jika perjalanan perdana membuat kita ingin ke banyak tempat yang terlihat tidak realistis untuk dilakukan, misalnya mengunjungi tujuh negara dalam 12 hari. Daripada melakoni perjalanan ambisius yang akan melelahkan, ambil cara santai untuk menikmati satu atau dua negara secara menyeluruh. Anda masih memiliki banyak waktu dan kesempatan untuk plesiran, jadi tak perlu buru-buru saat jalan.

Meremehkan Bujet

Jangan menyiapkan bujet sesuai yang direncanakan karena apapun dapat terjadi dan bujet mungkin saja membengkak. Persiapkan dana cadangan setiap kali menyusun bujet, minimal 25 persen dari total bujet.

Packing yang Berlebihan

Perkara menyiapkan barang yang mesti dibawa menjadi perkara dasar bagi pejalan pemula, wajar karena minimnya pengalaman. Seringkali barang-barang yang dibawa tidak terpakai sama sekali. Sarannya, jangan membawa banyak pakaian, Anda bisa mencuci atau menggunakan jasa binatu di tempat menginap. Jangan membawa lebih dari dua celana, khususnya jeans.

Mudah Panik

Dalam perjalanan, banyak hal yang terjadi di luar rencana. Satu hal yang kerap dialami pejalan pemula adalah mudah panik, tapi hal ini tentu saja akan membuat keadaan semakin buruk. Usahakan tenang, persiapkan rencana cadangan sebelumnya.

Terikat dengan Buku Panduan Perjalanan

Buku panduan perjalanan memang membantu dalam perjalanan, tapi bukan berarti Anda jadi tak bebas untuk eksplorasi, padahal ada banyak opsi-opsi tempat menarik yang direkomendasi warga lokal yang bisa dijadikan acuan.

 

Previous articleSerunya Gowes Menanjak ke Puncak Gunung Gajah
Next articleSaung Bambu Racik Desa Sajikan Menu Khas Sunda yang Menggoda