Gedung opera terkenal Italia Teatro alla Scala, atau yang lebih dikenal dengan nama La Scala, menghadirkan tur virtual yang mengajak pelancong untuk mengeksplorasi bagian dalam bangunannya lewat Google Arts & Culture.

Total ada tiga tur virtual yang tersedia. Pertama, Anda akan dibawa ke dalam gedung pertunjukan yang ikonis dan “berjalan” di atas panggung tempat beragam pertunjukan opera dari komposer-komposer ternama dilangsungkan, dari Giuseppe Verdi, Giacomo Puccini, dan Gioacchino Rossini, hingga Gaetano Donizetti dan Vincenzo Bellini. Selain panggung pertunjukan, tur ini juga memungkinkan Anda untuk melihat orchestra pit (area bawah panggung tempat orkes berada), prompter pit, dan museum.

Tak hanya itu, Anda juga bisa masuk ke dalam box, ruang duduk privat yang disusun bertingkat seperti tangga. Konon ruangan ini dahulu pernah dimiliki bangsawan dan bisa didekorasi sesuka hati oleh mereka. Sementara di dua tingkat paling atas dari susunan box ini terdapat platform bernama loggioni bagi yang tidak bergelimang harta seperti kaum bangsawan. Namun para pelaku opera justru mencari pujian dan persetujuan dari orang-orang ini.

Pemandangan dari dalam box

Para loggionisti, begitulah mereka biasa disebut, merupakan kelompok yang lebih paham soal seni teater. Mereka juga sangat kritis dan tidak segan menyoraki para pemain ketika penampilannya dirasa buruk. Seruan para loggionisti ini begitu melegenda hingga diberi sebutan baptism of fire. Sambil berdiri di tengah panggung dalam tur virtual ini, coba Anda bayangkan rasanya disoraki dalam teater besar ini di hadapan ribuan orang.

Di bagian kedua, Anda akan diajak melihat keadaan di belakang layar La Scala. Anda dapat melihat ruang latihan balet, ruang latihan orkestra, dan ruang latihan bernyanyi. Ada pula ruang ganti yang bisa Anda kunjungi. Bahkan saat menjelajahi ruangan-ruangan ini, Anda dapat melihat ruang kontrol cahaya dan properti lainnya.

Bagian penting lainnya dalam seni pertunjukan adalah kostum. Dan di tur virtual ini, Anda bisa masuk ke dalam ruang penyimpanan kain yang seakan tak ada habisnya. Setelah puas berkeliling di antara gulungan kain yang ditumpuk dalam rak-rak besi ini, Anda bisa beranjak ke ruang workshop kostum. Di sini ada banyak kostum-kostum yang sudah jadi maupun yang masih dalam tahap pengerjaan. Sambil berkeliling ruangan, Anda dpat melihat detail kostum-kostum ini dengan jelas.

Bagian ketiga tur virtual akan membawa Anda keluar dari gedung teater dan melihat berbagai koleksi seni yang dimiliki La Scala. Pertama-tama, Anda akan disuguhkan dengan gambar poster-poster pentas opera zaman dahulu, seperti Madame Butterfly, Der Rosenkavalier, Parisina, dan masih banyak lagi, yang semuanya ditampilkan dalam resolusi tinggi. Anda juga bisa melihat proses membuat latar belakang pertunjukan yang dimulai dari sketsa sederhana. Tidak hanya itu, tur virtual ini juga menyoroti artis-artis terkenal yang berperan dalam menghidupkan pertunjukan lewat lukisannya.

Bila bingung hendak mulai dari mana dengan banyaknya informasi ini, Anda mungkin akan tertarik untuk memulainya dengan video pertunjukan dari artis-artis La Scala yang dimainkan dari rumah mereka. Video tersebut dapat diakses secara gratis melalui channel Youtube Teatro alla Scala. Selamat menonton!

Teks: Levana Florentia | Editor: Melinda Yuliani

Previous articleSetelah 28 Tahun Tertunda, Patung GWK Akhirnya Rampung
Next articleJalan-jalan Gratis ke Kepulauan Faroe Bersama Pemandu Pribadi