Dikelilingi perbukitan, Jember memiliki banyak puncak di sekitarnya yang cocok untuk lokasi pendakian maupun menikmati keindahan panorama kota dari ketinggian. Beberapa di antaranya pun populer sebagai tempat wisata andalan masyarakat sekitarnya karena setiap sudutnya yang estetik dan menyajikan latar foto yang spektakuler.

Dari sekian banyak bukit di sana, salah satunya yang populer adalah SJ88. Namanya yang unik ini diambil dari inisial lokasi bukit tersebut, yakni S dari Desa Sucopangepok dan J dari Kecamatan Jelbuk. Sementara penambahan angka 88 merujuk pada ketinggian bukit, yakni di ketinggian 880 mdpl.

Foto: Instagram @rzlfrds_

Daya tarik utama bukit ini adalah keberadaan batu yang menjulang tinggi di puncaknya. Dari sini, kamu bisa mengabadikan keindahan lanskap hutan maupun permukiman di sekitarnya dari ketinggian.

Hanya saja, jalur menuju puncak batu tersebut cukup terjal dan hanya menggunakan tangga kayu sebagai alat bantu untuk mencapainya. Selain itu, tak ada pengaman apa pun di sekitarnya. Karena itu, pastikan berhati-hati saat melangkah.

Foto: Instagram @fitrianaa17_

Spot menarik lainnya yang bisa kamu temui adalah papan kayu yang dibangun di pepohonannya. Sama dengan spot sebelumnya, kamu mesti menaiki anak-anak tangga dari kayu untuk mencapainya.

Saat langit cerah, kamu bisa melihat puncak-puncak gunung yang ada di kejauhan. Pemandangannya terutama cantik saat matahari terbit, sehingga tak heran bila sejumlah wisatawan rela datang kemari saat subuh.

Foto: Instagram @you.lee.ann

Dekat dari Pusat Kota

Untuk mencapai SJ88, kamu bisa menempuh perjalanan sejauh 17 km dari pusat kota Jember dengan waktu tempuh sekitar 40 menit.Kamu bisa mencapainya dengan motor, mobil, atau bahkan angkutan umum.

Sesampainya di sana, kamu mesti berjalan kaki untuk menuju lokasi dengan medan yang penuh tanjakan. Namun tenang saja, rasa lelah itu akan terbayarkan dengan pemandangan di puncak. Terlebih di jalur menuju lokasi pun akan tersaji pepohonan rindang maupun persawahan hijau.

Foto: Instagram @afthak08

Sebelum mendaki, pastikan pula membawa air mineral maupun makanan ringan. Kamu bisa mengistirahatkan kaki dan mengisi perut di salah satu pos peristirahatan yang ada di sepanjang jalur menuju puncak.

Tiket masuk SJ88 sendiri terjangkau, hanya Rp5 ribu per orang. Kamu juga bisa menyewa pemandu untuk mengetahui spot-spot foto menarik, atau bahkan meminta bantuan mereka untuk memotret. Pasalnya, spot foto di sini cukup banyak. Selain spot batu dan rumah pohon, kamu bisa menjumpai payung warna-warni yang tergantung di sepanjang jalan.

Bila lapar, kamu bisa menikmati sajian sederhana di warung makan, atau bekal yang sudah disiapkan sebelumnya. Sembari bersantap, kamu bisa menikmati pemandangan yang tersaji di depan mata.

Teks: Melinda Yuliani

Previous articleAlun-Alun Kota Bandung, Wisata Rekreasi Keluarga yang Seru
Next articleToko Eiger, Tempat Belanja yang Hobi Berpetualang