Berselancar saat matahari masih menampakkan diri adalah hal yang biasa. Namun, pernahkah kamu mencoba berselancar saat langit gelap gulita? Kegiatan seru dan unik ini bisa kamu lakukan di Pantai Keramas, Bali.

Konon, sebelumnya pantai ini dinamai Pantai Kuramas, karena mitosnya lokasi ini sering dijadikan tempat bertelurnya kura-kura berwarna emas. Namun seiring berjalannya waktu, kura-kura emas tidak kunjung datang kembali ke pantai, hingga akhirnya digantikan dengan kehadiran satwa kera emas. Karena itulah pantai ini dikenal sebagai Pantai Keramas hingga kini.

Di kawasan pantai juga dibangun sebuah resor bernama Komune Resort & Beach Club Bali. Karena itulah di kalangan turis mancanegara, Pantai Keramas lebih dikenal dengan nama Komune Beach.

Terletak di Desa Keramas, Kecamatan Blahbatu, Gianyar, Pantai Keramas tercatat sebagai satu-satunya pantai di Bali yang menawarkan aktivitas selancar malam. Pantai ini bahkan dilengkapi pos pengawas dengan dua menara dan lampu sorot sebagai alat penerangan bagi peselancar, sehingga aktivitas ini pun dapat tetap aman dilakukan.

Pantai Keramas sendiri memiliki ketinggian ombak lebih dari dua meter yang merupakan tinggi ombak ideal untuk bermain selancar, sehingga tidak heran jika pantai ini juga sering dijadikan sebagai tempat diselenggarakannya kejuaraan selancar, baik skala regional, nasional, hingga dunia.

Foto: Instagram @billysencha

Pantai Keramas juga aman bagi peselancar pemula karena ombak di tepian pantainya masih tergolong bersahabat untuk dijadikan tempat berlatih selancarĀ atau berenang. Bila tidak memiliki papan selancar sendiri, di area ini tersedia tempat penyewaan peralatan selancar mulai dari Rp50.000.

Bila tertarik untuk menaklukkan ombak malam di tengah laut pasang, kamu bisa bergabung dengan Komune Beach Club yang berlokasi di Pantai Keramas. Komunitas inilah yang pertama kali mengadakan selancar malam. Kalaupun tidak berselancar, kamu dapat tetap dimanjakan dengan aksi para peselancar yang unjuk keahlian sembari menikmati suasana malam dengan menyesap anggur, koktail, atau minuman menyegarkan lainnya. Namun, pastikan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku selama berada di lokasi.

Teks: Dionesia Ika | Editor: Melinda Yuliani

Previous articleJalan-jalan ke Utara Lombok, Jangan Lewatkan Snorkeling di Pantai Nipah!
Next articleRasa, Bakery and Cafe Zaman Dulu di Jalan Tamblong