Walau terkenal dengan gedung-gedung pencakar langitnya, Jakarta masih menyisakan sedikit lahan untuk taman-taman kota yang asri. Sebut saja Taman Dadap Merah yang berlokasi di Jalan Kebagusan Dalam, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Tak seperti taman-taman lainnya di wilayah tersebut yang berada di tepi jalan, Taman Dadap Merah berada di kawasan permukiman. Karena itu, kalau berniat ke sini sebaiknya membawa kendaraan pribadi. Area parkirnya cukup luas, sehingga dapat menampung sejumlah motor maupun mobil.

Foto: Instagram @kopsach

Opsi lainnya, kamu bisa naik angkutan umum, kemudian berjalan kaki sebentar hingga sampai di pintu masuk taman. Kalau jaraknya dekat dari tempat tinggal, kamu juga bisa menggowes sepedamu atau menempuh perjalanan dengan berjalan kaki untuk mencapai lokasi.

Daya tarik taman ini adalah keberadaan aliran sungai yang membelah bagian tengah taman dan mengalir menuju danau. Dikelilingi pepohonan rimbun, suasananya begitu teduh dan asri, sehingga tak heran pengunjung kerap datang kemari untuk melepas penat.

Foto: Dok. Google Maps/Ika Sagita

Menempati area seluas 20.000 meter persegi, taman ini menyediakan lintasan pejalan kaki yang sudah di-paving. Nyaman dan antibecek saat musim hujan, trek ini cocok untuk sekadar berjalan santai, bersenam, atau berlari pagi. Satu putaran jaraknya sekitar 200 meter, jadi kamu bisa berkeliling beberapa kali sesuai stamina dan kemampuan.

Kamu juga bisa berpiknik di sini usai berolahraga. Namun ingat untuk tidak membuang sampah sembarangan sepulangnya dari sana ya, apalagi membuangnya ke aliran sungai atau danau. Kamu bisa menggelar tikar di atas hamparan rerumputan, atau duduk santai di bangku-bangku taman yang dinaungi rindangnya pepohonan.

Foto: Instagram @kopsach

Fasilitas lainnya termasuk area bermain anak yang dilengkapi ayunan, taman pasir, dan perosotan. Ada pula beberapa spot yang cocok untuk berfoto, seperti jembatan kayu, lintasan pejalan dengan atap tanaman rambat, dan masih banyak lagi.

Taman Dadap Merah buka setiap harinya pukul 07:00 hingga 18:00. Kalau ingin menyepi dan menghindar dari keramaian, kamu bisa datang pagi-pagi sekali di luar akhir pekan. Jangan lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selagi berolahraga ya!

Teks: Melinda Yuliani

Previous articleMenyambangi Kampung Naga, Desa Adat dengan Suasana Asri
Next articleDanau Kaco, Danau Superbening yang Bisa buat Snorkeling