Perupa asal Jakarta, Harishazka Fauzan, menggelar pameran tunggal pertamanya di RUCI Art Space. Bertajuk ‘Past, Present, Future’, pameran ini menampilkan hasil kontemplasinya selama pandemi, yang melahirkan gagasan baru akan waktu.

Baginya, waktu serasa berubah saat pandemi, dan hal ini ia rasakan saat terkungkung dalam masa pengurungan diri yang penuh gejolak. Waktu tak lagi statis, terlebih ketika ia memasuki ruang-ruang virtual yang sudah menjadi hal umum di era normal. Waktu terasa berjalan begitu cepat, sehingga ia merasa kesulitan menjalaninya.

Foto: Instagram @rionuyorktokyo

Hasil perenungannya ini, beserta berbagai kegelisahan dan perasaan lain yang ia rasakan selama pandemi, kemudian ia tuangkan dalam 11 karya seni rupa di pameran ‘Past, Present, Future’. Seluruh karya tersebut ia kerjakan dalam rentang dua tahun, yakni antara April 2020 hingga April 2022.

Ia menampilkan gaya khasnya yang berupa abstrak geometris dan penuh warna untuk menyelidiki relevansi waktu di masa lalu, sekarang, dan masa depan.

Foto: Instagram @chintaptrzz

Lewat pameran ini, para penikmat seni dapat melihat perubahan dalam ciri khas karya Harishazka, atau yang lebih akrab dipanggil Azka. Ia menghadirkan elemen grafis baru dalam bentuk serangkaian lingkaran yang saling terkait, berkelok-kelok, dan melengkung melalui komposisinya.

Menurut sang perupa, lingkaran tersebut menggambarkan sisi emosionalnya yang berjuang untuk menemukan ketenangan di masa yang serba tidak pasti yang belum pernah ia alami sebelumnya.

Foto: Instagram @triwidyatmoko

Karya Azka sendiri tak hanya terbatas pada lukisan dua dimensi. Sejumlah karyanya pun terwujud dalam bentuk tiga dimensi maupun augmented reality. Mata serasa dimanjakan dengan permainan gradisi warna yang unik dan tertata apik.

Tertarik menikmati langsung karya Azka dalam pameran ‘Past, Present, Future’? Kamu bisa langsung mengunjungi RUCI Art Space yang berlokasi di Jalan Melawai VIII No. 2A (Lantai 3), Jakarta Selatan.

Foto: Instagram @rindiy_

Berlangsung hingga 26 Mei, pameran dibuka tiap Selasa-Minggu pukul 14:00 hingga 19:00. Tak perlu reservasi, kamu bisa langsung datang ke lokasi dan menikmati pameran tersebut secara gratis.

 Teks: Melinda Yuliani

Previous article4 Alasan Patung Kristus Sang Penebus Terkenal di Dunia
Next articleInilah 4 Minuman Khas Banten yang Mesti Kamu Cobain