Saat ini, kita memang belum bisa bepergian jauh untuk berwisata. Tapi, jangan biarkan hal ini menghalangi keinginan kita untuk menjelajahi tempat-tempat baru. Berkat Internet dan inovasi teknologi, ada berbagai tempat yang dapat kita kunjungi secara virtual. Untuk merasakan pengalaman yang baru dan seru, cobalah jelajahi angkasa luar dengan tur virtual ke empat tempat ini. 

  • ALMA (Atacama Large Millimiter/submillimeter Array), Atacama, Chile

Gurun Atacama di bagian utara Chile merupakan salah satu tempat terbaik di dunia untuk melakukan pengamatan astronomi. Kelembapan yang rendah, ketinggian yang sesuai, dan polusi udara yang rendah menciptakan tempat pengamatan bintang yang sempurna. Para astronom profesional sangat memanfaatkan keadaan ini di ALMA.

Melalui tur virtual ALMA, Anda akan diajak menjelajahi berbagai fasilitas di dalamnya lewat foto-foto 360 derajat. Foto-foto ini akan memberikan sedikit gambaran di balik layar tentang berapa banyak teknologi yang diperlukan untuk menemukan dan mempelajari berbagai keajaiban astronomi. Dari susunan antena hingga ruang administrasi, semuanya membantu para astronom dalam melakukan pengamatan dan penelitian di ALMA. Tur virtual ALMA dapat diakses melalui laman ini. 

  • Adler Planetarium, Chicago, AS

Google Arts & Culture telah meluncurkan situs interaktif yang memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi Adler Planetarium dari negara mana pun di seluruh dunia. Ini merupakan kesempatan besar bagi pecinta antariksa untuk melihat semua koleksi dan pameran di dalam gedung berusia 90 tahun ini melalui galeri foto yang tersedia. Bila ingin merasakan benar-benar berada di dalam museum, Anda juga dapat menggunakan mode Google Street View untuk berjalan melintasi berbagai area pada planetarium ini.

Memang tidak semua bagian dalam Adler Planetarium tersedia untuk dijelajahi secara virtual. Namun, pameran-pameran yang ada akan cukup menghibur Anda. Jangan lupa untuk berkunjung ke pameran Mission Moon untuk melihat modul perintah Apollo 13 yang dijuluki Odyssey. Jelajahi Adler Planetarium dengan mengunjungi situs ini. 

  • National Air and Space Museum, AS

Berkat Google Arts & Culture, kini Anda dapat mengunjungi dua lokasi National Air and Space Museum dengan mudah. Anda dapat menjelajahi museum utamanya di Washington, DC untuk melihat pameran yang didedikasikan untuk astronot Sally Ride dan artefak luar angkasa yang berasal dari berbagai era, hingga penampakan Lunar Module LM-2 di ruang Boeing Milestones of Flight Hall.

Selanjutnya, Anda dapat berpindah ke Steven F. Udvar-Hazy Center di Virginia untuk mengeksplorasi James S. McDonnell Space Hangar dengan berbagai koleksi perlengkapan luar angkasanya. Ruangan ini juga menjadi tempat peristirahatan terakhir Space Shuttle Discovery, yang telah menjalani 39 misi luar angkasa selama 27 tahun. Dengan menggunakan mouse atau jari, Anda dapat berjalan mengelilingi pesawat luar angkasa yang tampak luar biasa ini. Kunjungi Smithsonian National Air and Space Museum melalui laman ini. 

  • NASA Glenn Research Center, Cleveland, AS

NASA Glenn Research Center di Cleveland, Ohio menawarkan tur virtual yang akan mengajak Anda untuk melihat beberapa laboratorium dan fasilitas pengujian. Di tempat ini, NASA memastikan kesiapan pesawat luar angkasa membawa astronot ke bulan dan planet serta satelit lainnya.

Beberapa tempat yang dapat dijelajahi dalam wisata virtual ini mencakup dua terowongan angin. Satu untuk pengujian kecepatan rendah, sementara yang lainnya untuk pengujian supersonik. Ada pula laboratorium dampak balistik untuk memastikan pesawat dapat menangani meteorit kecil dan puing-puing antariksa lainnya. Anda juga dapat melihat fasilitas Zero Gravity di mana NASA mempelajari mikrogravitas. Untuk masuk dalam tur virtual ini, Anda dapat mengunjungi situs ini.

Teks: Levana Florentia | Editor: Melinda Yuliani

Previous articlePabrik Kina di Bandung Peninggalan Zaman Belanda
Next articleTempat Wisata di Sentul Bogor Yang Layak Anda Kunjungi Bersama Keluarga