“Singkawang ada di mana sih?”

Sebagian orang mungkin belum familiar dengan nama “Singkawang”. Bahkan mungkin mereka tidak tahu letak Singkawang. Sedikit informasi, Singkawang adalah sebuah kota di Kalimantan Barat. Kota ini didiami oleh masyarakat Indonesia keturunan Tionghoa dalam jumlah banyak. Sebagian besar memeluk agama Budha atau Khonghucu. Tak heran jika kota ini memiliki julukan ‘Kota Seribu Kelenteng’.

Mengingat Singkawang adalah kota yang banyak ditinggali oleh warga Indonesia keturunan Tionghoa, maka makanan khas Singkawang sebagian besar merupakan makanan peranakan Asia. Bagi kamu yang muslim, kamu tak perlu khawatir karena tidak semua makanan dari Singkawang bersifat non-halal.

Yuk, wisata ke Singkawang! Di kota ini banyak terdapat makanan enak yang nagih banget, lho. Keluyuran akan membahas aneka makanan khas Singkawang di sini. Kamu bisa mencatatnya untuk referensi kuliner saat berkunjung ke Singkawang.

1. Bubur Gunting

* sumber: food.detik.com

Wah, namanya kok seram banget? Tenang saja, meskipun namanya adalah bubur gunting, tapi makanan yang satu ini tidak berisi gunting. Bubur ini berisi kacang kedelai dan cakue. Hanya saja karena cakuenya berukuran panjang, maka si penjual harus memotongnya dengan gunting. Jadilah makanan ini dinamakan bubur gunting.

Kacang kedelai dan cakue ini nantinya disiram dengan kuah air gula yang beraroma daun pandan. Bubur ini terasa legit dan bisa menjadi pengganjal perut saat lapar. Untuk menemukan bubur gunting, kunjungi saja Jalan Antasari. Bubur ini banyak dijajakan di pinggir jalan kok.

2. Mie Tiaw

* sumber: pastikesingkawang.id

Kalau sedang berada di Singkawang jangan lupa untuk mencoba mie tiaw. Makanan ini mirip dengan kwetiau tetapi tidak selebar kwetiau. Mie tersebut biasanya digoreng dengan kecap, lalu diberi tambahan telur, tauge, cengkok manis (sejenis daun katuk), dan jeruk nipis.

Mie tiaw khas Singkawang dijamin enak dan halal. Apalagi kalau kamu makan mie tiaw di depot rumahan atau pedagang kaki lima, maka kamu akan mendapatkan porsi yang cukup besar. Salah satu mie tiaw terkenal di Singkawang adalah Mie Tiaw Asu. “Asu” yang dimaksud di sini bukan “anjing” dalam Bahasa Jawa, ya! Melainkan “Asu” yang berasal dari “Asuk”, yang artinya “Paman” dalam Bahasa Singkawang.

3. Rujak Ebi

* sumber: jelajahisingkawang.wordpress.com

Rujak khas Singkawang yang satu ini sejatinya hampir sama dengan rujak yang  berasal dari daerah-daerah lain di Indonesia. Isi rujak ini terdiri dari buah-buahan tropis semacam bengkuang, mangga muda, nanas, kedondong, dan mentimun. Yang membedakan hanyalah taburan ebi di atas rujak ini.

Cita rasa rujak ebi khas Singkawang benar-benar membangkitkan selera makan. Rasa manis, asam, pedas, dan asin akan berpadu di dalam mulutmu. Rujak ini terasa nikmat jika dinikmati siang hari karena rasanya begitu segar.

4. Mie Kering

Dinamakan mie kering karena makanan ini disajikan tanpa kuah. Penampilan mie kering hampir sama dengan mie ayam. Akan tetapi, mie kering tidak menggunakan topping daging ayam, melainkan irisan daging sapi, telur dadar yang diiris tipis, dan tahu bakso. Soal rasa, mie kering menawarkan rasa yang lezat dan dijamin halal.

Apakah mie kering benar-benar disajikan tanpa kuah? Sejatinya, makanan ini disajikan dengan kuah, hanya saja kuahnya disajikan terpisah di mangkuk lainnya. Kamu bebas memilih untuk makan mie kering dengan atau tanpa kuah. Salah satu mie kering terpopuler di Singkawang adalah Mie Kering Haji Aman.

5. Bubur Paddas

*Sumber: https://www.instagram.com/arvinstarving/

Bubur paddas adalah makanan Melayu yang banyak ditemukan di Singkawang. Alhasil, secara tidak langsung bubur paddas sudah menjadi makanan khas Singkawang. Penyajian bubur ini sangat berbeda dengan bubur-bubur lain yang biasa kamu temukan. Bubur paddas dicampur dengan kuah kaldu, pakis, jagung, kangkung, tauge, kacang tanah, dan ikan teri.

Bagi kamu yang belum pernah menyantap bubur paddas, pasti awalnya kamu akan merasa aneh. Akan tetapi, setelah dirasakan dengan seksama, bubur yang menawarkan rasa gurih dan sedikit asam ini pasti akan membuatmu ketagihan.

6. Bubur Tahu

Bubur tahu sebenarnya adalah makanan yang bisa ditemukan di beberapa daerah di Indonesia. Sebagai contoh, di Surabaya nama makanan ini adalah tauwa. Meskipun bisa dijumpai dengan mudah di daerah lain selain Singkawang, tapi kamu harus mencoba bubur tahu yang dijual langsung di Singkawang.

Singkawang sendiri merupakan kota dengan produksi tahu yang cukup besar. Oleh karena itu, tahu tidak diolah sebagai makanan berat saja, tetapi bisa juga menjadi dessert manis seperti bubur tahu. Sedikit penjelasan, bubur tahu adalah kembang tahu yang disiram dengan air jahe manis. Makanan ini bisa menjadi penghangat tubuh saat udara sedang dingin.

7. Es Nona

*Sumber: https://www.instagram.com/nomdicted/?hl=id

Kuliner khas Singkawang tidak hanya diisi dengan makanan berat saja, lho. Ada juga makanan manis yang bisa menjadi hidangan penutup ketika kamu sudah puas menyantap berbagai makanan berat di kota ini. Nah, makanan manis yang wajib kamu coba di Singkawang adalah Es Nona.

Es Nona adalah es yang banyak dijual di pinggir jalan. Isi dari Es Nona ini adalah pacar cina, tape,roti tawar, dan susu kental manis. Rasa es ini begitu segar dan mampu melegakan dahaga. Segelas Es Nona dijual dengan harga 10 ribuan rupiah saja. Cukup murah, bukan?

8. Choi Pan

* sumber: www.flickr.com

Choi Pan sebenarnya adalah makanan yang bisa dijumpai hampir di seluruh daerah di Kalimantan. Berhubung Singkawang sendiri adalah salah satu kota di Kalimantan Barat, maka kamu bisa menjumpai makanan ini ketika berada di sana.

Kalau kamu belum pernah mencoba choi pan, makanan ini berasal dari tepung beras yang di bagian dalamnya diisi dengan potongan bengkuang dan udang. Kalau tidak ingin isian udang, bisa juga diganti dengan isi daging ayam atau ikan.

Choi pan akan terasa semakin lezat jika di atasnya ditaburi dengan bawang putih goreng dan disantap dengan sambal khusus. Di Singkawang, salah satu tempat yang menjual choi pan adalah Choi Pan Keluarga Tjhia. Choi pan yang dijual halal dan bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

9. Bubur Babi

* sumber: www.satyawinnie.com

Nah, kalau yang satu ini adalah makanan non-halal. Bubur babi merupakan kuliner khas Singkawang yang cukup terkenal. Tekstur buburnya hampir mirip dengan nasi meskipun tidak seperti nasi. Kemudian, buburnya disiram dengan kuah kaldu dan ditambah irisan daging babi dan telur setengah matang.

Sekilas kamu akan merasa seperti menyantap nasi dengan sup daging babi. Namun, kuah kaldunya yang sangat gurih ini justru akan membuatmu ketagihan.

Sudah siap menjajal berbagai makanan khas Singkawang ini? Jika ada rekomendasi makanan khas lainnya dari Singkawang, silakan tulis di kolom komentar, ya! Bagi kamu yang muslim, jangan ragu untuk bertanya dulu kepada penjual makanan di Singkawang mengenai kehalalan makanan yang hendak dipesan.

Previous articleMau Ngafe? Baca Panduan Cara Memesan Makanan di Cafe Ini
Next article25+ Makanan Khas Bengkulu (Bisa Jadi Oleh-Oleh)